Training Cara Pencegahan dan Pengobatan TB – HIV

398
0

Kabar Pemalang – TB – HIV Training For Outreach Worker and Peer Support. Forum Komunikasi Peduli Batang (FKPB) distrik Pemalang melaksanakan acara tersebut pada hari Kamis, 6 Februari 2020. TB – HIV Training merupakan kegiatan yang berisi tentang materi-materi yang berkaitan dengan TB – HIV serta perkembangan informasi yang ada di lapangan. Adapun sosialisasi dan training di tujukan kepada para kader dan relawan TB – HIV di Kabupaten Pemalang.

Sementara itu, pemberi materi terdiri dari dua (2) Narasumber yaitu Dr. Tiara Ayu dari Puskesmas Banjardawa Kabupaten Pemalang dan Andreas Eddie Wasito FM (Andre William) dari LSM Kaseh Poan. Peserta yang hadir pada acara tersebut berjumlah 20 orang yang terdiri dari berbagai kader dan relawan TB – HIV di Kabupaten Pemalang.

Dilansir www.halodoc.com/kesehatan/tuberkulosis, Tuberkulosis (TB) yang juga dikenal dengan singkatan TBC merupakan penyakit menular yang menyebabkan masalah kesehatan terbesar kedua di dunia setelah HIV. Penyakit ini disebabkan oleh basil dari bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis sendiri dapat menyerang bagian tubuh manapun, tetapi yang tersering dan paling umum adalah infeksi tuberkulosis pada paru-paru.

Sementara itu, HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang system kekebalan tubuh pada manusia, dengan menginfeksi dan menghancurkan CD4. Sehingga orang yang terpapar HIV, system kekebalan tubuhnya akan semakin lemah dan sangat rentan tertular penyakit.

Pada acara TB – HIV Training For Outreach Worker and Peer Support ini, para peserta yang terdiri dari kader dan relawan di berikan materi-materi dan informasi yang mendalam tentang informasi yang berkaitan dengan TB – HIV.

Adapun materi-materi tersebut diantaranya cara-cara sosialisasi kepada klien, cara mencegah, cara menangani, cara pendampingan dan tindakan-tindakan yang harus dilakukan ketika menemukan kasus di lapangan. Selain itu, juga diisi materi tentang komunikasi, stigma dan diskriminasi.

Dengan bekal tersebut para kader dan relawan di harapkan bisa memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat ataupun klien, sehingga diharapkan bisa mengurangi tingkat resiko penularan TB – HIV di wilayah dampingan khusunya di Kabupaten Pemalang.

Training ini dilaksanakan selama satu (1) hari full, yaitu dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB. Dengan waktu tersebut, para peserta juga di berikan waktu untuk bertanya dan berdiskusi tentang materi-materi tersebut diatas yang dirasa kurang jelas.

Sehingga seusai pulang dari training tersebut, para peserta bisa menguasai materi-materi yang telah disampaikan oleh narasumber untuk di praktekan di wilayah dampingan masing-masing.

Luhu Wibowo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here