Mis Komunikasi Besaran Bantuan, Warga Tuntut Sekdes Sumurkidang Mundur

1779
0

Kabar Pemalang – Warga Desa Sumurkidang Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang menuntut Sekretaris Desa Sumurkidang untuk mundur dari jabatannya. Warga menunutut karena diduga data penerima bantuan dampak Covid-19 yang tidak sesuai. Untuk itu, warga geruduk Balai Desa Sumurkidang untuk dilakukan audiensi dengan perangkat desa, Kamis (4/6/2020)

Menurut salah seorang warga, diduga dalam pendataan warga terdampak covid-19 ada data siluman. Dari yang seharusnya diterima Rp 600.000 ternyata warga menerima hanya sebesar Rp 200.000. Selain itu, penerima bantuan sebagian juga merupakan kerabat dari Sekdes tersebut.

Warga akhirnya diterima oleh Penjabat Kepala Desa Sumurkidang. Dihadapan warga, BPD, jajaran kepolisian, Koramil, Pemerintah Desa Sumurkidang menjelaskan data penerima bantuan dan besarannya. Dari sana, tidak ditemukan seperti yang dituntutkan oleh warga. Apa yang beredar di lingkungan warga adalah rumor yang tidak benar. Dengan demikian, warga yang ikut audiensi diharapkan dapat menginformasikan warga lainnya. Perbedaan besaran bantuan yang diterima warga berbeda sesuai dengan pos anggaran seperti BLT Kemensos, BLT Kabupaten maupun bantuan lainnya. Sehingga disimpulkan bahwa informasi yang beredar di masyarakat karena mis komunikasi saja.

Pada kesempatan itu, Wakapolsek Bantarbolang, IPDA Bambang Hadi Busono memberi himbauan kepada warga agar jangan sampai termakan kabar hoaks yang bisa memperkeruh suasana. Jika ada penemuan penyelewengan sampaikan kepada BPD dan Pemerintah Desa.

“Jangan buru-buru, beramai-ramai lakukan audensi, kalau benar ada penyelewengan adukan ke Polsek Bantarbolang pasti akan ditindak sesuai undang-undang yang berlaku,” kata Wakapolsek Bantarbolang¬† IPDA Bambang Hadi Busono.

Wakapolsek pun menghimbau agar warga yang masih berkumpul untuk membubarkan diri, masyarakat pun agar tenang menghadapi kabar yang simpang Siur agar Desa Sumurkidang selalu kondusif.

Reporter Triz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here